Cegah Stunting Di Harapan Baru, Kader Posyandu & KPM Dibekali Pelatihan


Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Harapan Baru dibekali Pelatihan guna untuk mencegah gagal tumbuh (stunting) di aula Kantor Desa Harapan Baru (Selasa, 5/1)


Kegiatan yang berlangsung dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Desa, Yusman didampingi Narasumber Hafzan Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (PSD) serta dihadiri oleh Pendamping Lokal Desa Heri Farnedi dan Pendamping Desa Ekonomi Adriyus.


Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA PSD) P3MD Hafzan dalam pemaparan materinya menjelaskan bahwa kepedulian adalah kunci dari penanganan stunting, bisa melalui aksi pencegahan setidaknya dari beberapa kasus yang akan mengarah kepada kegagalan tumbuh akibat kurang gizi pada bayi maupun calon bayi beserta ibu hamil.


"Peran Pemerintah dan kepedulian seluruh stakeholder harus giat sosialisasikan anti-stunting ditengah-tengah masyarakat" ucapnya.
Selain itu kader posyandu melalui lembaga pendidikan dini juga bisa dimanfaatkan untuk menerapkan program sosialisasi anti-stunting. Harap Hafzan peran pemerintah dalam penganggaran harus diutamakan sektor kesehatan ini.

Sebagai Kader Pembangunan Manusia (KPM) Rusmini penuh harap dalam pelatihan bisa meningkatkan kualitas kader posyandu dalam melayani kesehatan masyarakat khususnya mencegah stunting bagi masyarakat Harapan Baru. "Fasilitas kesehatan serta makanan pendukung gizi yang masih diperlukan" ungkap Rusmini dalam keterangannya.


Sebagai upaya pencegahan Rusmini beserta tim akan adakan pemantauan rutin ke beberapa anak yang sudah terdata dalam rangka pencegahan terjadinya stunting. 



Pages